Pengolahan

Abon Daging Keluwih

10-15 min 09 Apr 2026

ABON DAGING CAMPUR KELUWIH
Abon adalah

ABON DAGING CAMPUR KELUWIH

Abon adalah sejenis makanan kering berbentuk serpihan, dibuat dari daging yang diberi bumbu kemudian digoreng. Pembuatan abon keluwih sangat membutuhkan keterampilan tangan, terutama dalam hal meremah keluwih yang berbentuk seperti nangka sampai halus menjadi abon. Secara keseluruhan pembuatannya cukup sederhana sehingga memungkinkan setiap orang dapat melakukannya.

6. Bawang putih

½ ons

7. Asam jawa

secukupnya

8. Lengkuas

secukupnya

9. Serai

secukupnya

12. Bawang goreng

secukupnya

15. Daun pepaya atau parutan nenas

secukupnya

10)

Baskom plastik

1) Pilih daging yang lunak dan tidak banyak mengandung lemak serta serat.

Daging bagian punuk, dan paha sangat cocok sebagai bahan pembuatan abon; Gambar 1. Daging Bagian Punuk

2) Cuci bersih dan bungkus dengan daun pepaya sampai seluruh permukaan

daging tertutup. Diamkan selama kurang lebih 1 jam sampai daging menjadi lebih lunak. Setelah itu bungkus dibuka. Dapat juga dilakukan dengan jalan melumuri dengan parutan nenas, dan diamkan selama sekitar 1 jam, kemudian cuci;

5) Angkat daging dan keluwih, tiriskan kemudian remah-remah sampai

membentuk hancuran yang berserat-serat;

7) Haluskan garam, asam, gula merah, ketumbar, bawang merah, bawang putih

kemudian tumis;

8) Rebus remahan daging, keluwih, santan, dan bumbu bersama-sama sampai

santannya habis menguap, kemudian tiriskan;

9) Goreng dengan minyak panas sambil terus diaduk sampai daging berwarna

coklat, kemudian tiriskan;

11) Pisahkan abon daging campur keluwih yang telah terbentuk dengan garpu.

Setelah itu tambahkan bawang goreng secukupnya, dan aduk sampai rata;

1) Abon yang dikemas plastik dan disimpan dalam ruangan yang terlindung dari

sinar matahari akan tahan beberapa bulan tanpa mengalami kerusakan yang berarti.

2) Abon campur keluwih memiliki rasa enak walaupun pada proses

pembuatannya tidak menggunakan bahan pengawet.

3) Abon campur keluwih dapat meningkatkan nilai ekonomi keluwih walaupun

menurunkan harga jual abon.

2) Penggunaan daging yang liat, banyak lemak, dan berserat akan

menghasilkan abon yang tidak memenuhi standar yang telah ditentukan.

Catatan:

NILAI

Lemak maksimum yang diperbolehkan

30 %

Gula maksimum yang diperbolehkan

30 %

Protein yang terkandung

20 %

Air maksimum yang diperbolehkan

10 %

Abu maksimum yang diperbolehkan

9 %

Aroma, warna dan rasa khas Logam berbahaya (Cu, Pb, Mg, Zn dan As) negatif Jumlah Bakteri maksimum yang diperbolehkan

3.000/gram

Bakteri bentuk koli negatif Jamur negatif

KONTAK HUBUNGAN

Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan, PDII, LIPI, Jl. Jend. Gatot Subroto 10 Jakarta 12910.

:

Tri Margono, Detty Suryati, Sri Hartinah, Buku Panduan Teknologi Pangan, Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan PDII-LIPI bekerjasama dengan Swiss Development Cooperation, 1993.

Editor :

Esti, Agus Sediadi

Download Artikel PDF

Simpan untuk dibaca offline

Download
Beranda Kategori Info Berita Profil