Pengairan

Penjernihan Air Saring Kimia1

10-15 min 09 Apr 2026

TTG PENGELOLAAN AIR DAN SANITASI
PENJERNIAHAN AIR DENGAN CARA

TTG PENGELOLAAN AIR DAN SANITASI

PENDAHULUAN

Kebutuhan akan air bersih di daerah pedesaan dan pinggiran kota untuk air minum, memasak , mencuci dan sebagiannya harus diperhatikan. Cara tercemar limbah rumah tangga maupun limbah industri.

Cara penjernihan air baik secara alami maupun kimiawi akan diuraikan dalam

bab ini. Cara-cara yang disajikan dapat digunakan di desa karena bahan dan alatnya mudah didapat. Bahan-bahannya anatara lain batu, pasir, kerikil, arang tempurung kelapa, arang sekam padi, tanah liat, ijuk, kaporit, kapur, tawas, biji kelor dan lain-lain.

URAIAN SINGKAT

Penjernihan air ini memakai teknologi penjernihan dengan cara kimia dan proses penyaringan. Bahan mimia yang digunakan adalah kaporit, bubuk kapur dan tawas. Bahan-bahan ini mudah didapat di daerah pedesaan atau kota-kota kecil di seluruh Indonesia. Bahan penyaring yang dibutuhkan adalah kerikil, pasir, ijuk dan arang aktif.

1) Lubangi kedua drum 5 cm dari bagian bawah, dan diberi kran. Drum I untuk

bak pengendapan, drum II untuk bak penyaring.

TTG PENGELOLAAN AIR DAN SANITASI

2) Letakkan drum I lebih tinggi dari drum II hubungkan kedua drum tersebut,

lihat gambar.

Gambar 1. Penyaringan Air Secara Kimiawi

3) Isilah drum II (bak penyaringan) berturut-turut dengan batu kerikil setebal 5

cm; arang setebal 5 cm; ijuk setebal 5 cm dan pasir halus setebal 15 cm (lihat Gambar 1)

4) Isilah drum I (bak pengendapan) dengan air yang akan dijernihkan. Bubuhi

dengan 10 gram tawas (untuk 100 liter air) kemudian aduk selama 5 menit.

Tambahkan bubuk kapur sebanyak 10 gram dan kaporit 2,5 gram, kemudian aduk perlahan-lahan selama 2-3 menit. Tujuan mengaduk, agar butir-butir lumpur menjadi besar dan mengendap.

1) Lakukan proses pengendapan ini pada waktu malam hari sehingga pada

waktu pagu hari, air dapat dialirkan ke bak penyaringan dan siap untuk dipakai.

TTG PENGELOLAAN AIR DAN SANITASI

2) Apabila jalan air pada drum/bak penyaringan kurang lancar, cucilah pasir

kerikil dan ijuk sampai bersih.

3) Apabila air bersih yang dihasilkan berbau kaporit sangat tajam, gantilah

arang aktif dengan yang baru.

4) Cara ini tidak dibenarkan untuk air yang tercemar bahan kimia buangan air

pabrik.

DAFTAR PUSTAKA

Water Purification. Joint Program Development Centre, Institute of Technology Bandung and Indonesia Voluntary Workers Agency (BUTSI) of the Department of Manpower Trasmigration and Cooperatives, 1977.

TTG PENGELOLAAN AIR DAN SANITASI

1) Pusat Penelitian dan Pengembangan Fisika Terapan – LIPI; Jl. Cisitu

Sangkuriang No. 1 – Bandung 40134 - INDONESIA; Tel.+62 22 250 3052,

2) Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan PDII-LIPI; Sasana Widya

Sarwono, Jl. Jend. Gatot Subroto 10 Jakarta 12710, INDONESIA.

: Buku Panduan Air dan Sanitasi, Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan PDII-LIPI bekerjasama dengan Swiss Development Cooperation, Jakarta, 1991.

Disadur oleh : Esti, Haryanto Sahar

Download Artikel PDF

Simpan untuk dibaca offline

Download
Beranda Kategori Info Berita Profil